Blitar-Rabu, 4 Desember 2019 sekitar pukul 09.30-13.30 WIB Rombongan Bapak Kapolresta Blitar Beserta Beberapa Jajaran mengunjungi Tokoh Ulama di Kecamatan Udanawu dengan di Dampingi 3 Pilar yang terdiri dari Kapolsek dan Babon Kamtibmas, Danramil dan Babinsa, dan Camat Udanawu beserta Staf. Tokoh Ulama yang di datangi antara lain: Gus Diya’ (Mantenan), Gus Son (Mantenan), dan Kh. Zamroji (Ketua MUI Kab. Blitar), ada beberapa pesan yang disampaikan dari:
- Kapolresta: menyampaikan ucapan terima kasih karena bisa diterima dengan baik, secara umum kamtibmas di Kecamatan Udanawu aman terkendali, tiga pilar Kapolsek, Danramil dan Camat telah bekerja sama dengan baik. Khususnya terkait tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor disepanjang jalur tapal batas Udanawu hingga srengat, dengan pelaku dan korban para remaja siswa SLTP maupun ibu akibat ramainya lalu lintas. Mohon kiranya keterlibatan ulama untuk berkenan ikut menghimbau dan menasehati para santri dan kaum/jamaahnya untuk tertib berlalu lintas agar dapat dihindari korban yang sia-sia.
- Gus Diya’: menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan Bapak Kapolresta untuk berkunjung ke pondo pesantren yang telah didikan pada tahun 1907 ini, sejak tahun ini pondok bersifat terbuka dan toleransidengan masyarakat sekitar yang beragam. Sejak dulu pondok mantenan berpartisipasi dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan, serta mengisinya dengan pembangunan. Perihal shalat Tarawih yang sangat cepat dan viral, merupakan bentuk solusi dari permintaan jamaah untuk lebih senang mengikuti shalat tarawih, terbukti dengan jumlah jamaahnya selalu membludak hingga halaman masjid penuh sesak;
- Gus Son: alhamdulillah dan terima kasih telah berkenan berkunjung, disini para santri diajarkan untuk lebih mencintai tanah air Indonesia melalui kegiatan yang positif;
- KH. Zamroji, Ketua MUI Kabupaten Blitar menyampaikan, mengingat bahaya radikalisme serta harus bisa memahami tauhid yang benar, karena agama Islam itu sangatlah Toleran, anak-anak pelajar harus diberikan pendidikan akhlak mulia sehingga kelak menjadi generasi penerus yang unggul berkepribadian Indonesia.
-By Anggo T.H.
